Press "Enter" to skip to content

Inspirasi Desain Kemasan Standing Pouch Bikin Produk Menarik

Sebagai jenis kemasan yang banyak digunakan oleh produsen, kemasan standing pouch memberi banyak manfaat untuk penggunanya. Tidak heran jika permintaan untuk cetak kemasan plastik standing pouch juga semakin meningkat.

Jika kita melihat fenomena yang terjadi di pasaran saat ini. Jenis kemasan standing pouch memang banyak sekali digunakan untuk mengemas berbagai macam produk. Mulai dari makanan, produk kecantikan, produk isi ulang, dan sebagainya.

Standing pouch yang terdiri dari beragam bahan plastik merupakan pilihan terbaik untuk mengemas produk. Bahkan untuk produk yang memiliki tingkat sensitivitas tinggi seperti kopi, keripik, biscuit, masker wajah, dan beberapa produk lainnya. Kekuatan standing pouch untuk menjaga produk tetap dalam keadaan baik itu tidak ada duanya. Hal ini cukup jarang ditemukan pada bentuk atau jenis kemasan lainnya.

Kemasan Standing Pouch

Setiap produk biasanya akan disesuaikan dengan bahan tertentu. Misalnya jika produk yang dijual adalah kopi bubuk, maka bahan cetak plastik kemasan yang dianjurkan adalah aluminium foil. Lain halnya jika produk yang dijual adalah sebuah keripik, maka bahan nylon akan direkomendasikan karena memiliki ketebalan yang tepat untuk menjaga keripik tetap renyah.

Selain bahan plastik, hal lain yang juga tidak kalah penting pada standing pouch adalah desain. Iya betul sekali, desain pada kemasan standing pouch merupakan kunci. Tidak afdal rasanya jika kemasan hanya sebatas plastik transparan biasa.

Tapi, pernahkah Anda merasa kesulitan ketika membuat desain standing pouch? Desain kemasan sebenarnya merupakan kolaborasi dari komunikasi, tata letak, ilustrasi, warna, dan komponen desain lainnya. Semua hal tersebut harus bisa saling terkait dan membentuk sebuah desain produk yang tidak hanya menarik namun juga informatif.

Untuk memudahkan Anda, berikut ini kami tampilkan kiat-kiat yang bisa Anda gunakan untuk mendesain standing pouch jadi lebih menarik, berkelas, dan informatif.

Membuat ukuran yang tepat

Sebelum masuk ke tahap desain yang melibatkan banyak hal, langkah utama yang harus dilakukan dengan benar adalah membuat ukuran stand up pouch yang benar. Ukuran yang tepat bisa didapat dari perhitungan yang matang sesuai dengan ukuran produk yang akan dikemas.

Seperti yang kita ketahui, bentuk standing pouch sangat unik karena bisa berdiri tegak dengan tinggi dan lebar yang berbeda. Hal ini akan sangat memengaruhi tata letak desain yang akan dilakukan di tahap-tahap berikutnya.

Memerhatikan ukuran sedari awal pembuatan merupakan cara yang harus dilakukan agar mendapatkan ukuran presisi yang bagus. Karena jika dalam tahap ini salah, akan sangat berpengaruh ke hasil cetak kemasan nantinya. Bisa saja hasil cetak kemasan jadi tidak sesuai dengan penempatan dan ada bagian-bagian dari desain yang terpotong karena ukuran tidak tepat.

Nama produk adalah kunci

Nama produk berbeda dari nama perusahaan. Umumnya, nama produk akan diletakkan di tengah dengan ukuran yang jauh lebih besar dari elemen lainnya. Hal ini dimaksudkan karena nama produk adalah kunci dari sebuah desain produk.

Trik yang bisa Anda aplikasikan untuk tahap ini adalah membuat nama produk dengan tipografi yang mudah dibaca. Hal ini sangat penting untuk diaplikasikan karena aspek kemudahan membaca dari pihak konsumen perlu dipertimbangkan.

Menggunakan gambar, ilustrasi, maskot yang terkait

Anda bisa menggunakan gambar, ilustrasi, atau bahkan maskot yang sesuai dengan produk Anda. Keberadaan visual ini akan sangat membantu konsumen untuk mengetahui gambaran dari produk yang Anda jual.

Buatlah gambar dengan sederhana namun tetap memberikan isi pesan dan sesuai dengan produk yang dijual. Hindari pemakain gambar yang diambil dari mesin pencari seperti Google karena bisa melanggar hak cipta. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan gambar dengan warna kemasan. Ada beberapa gambar atau ilustrasi yang terlihat tidak nyambung dengan warna kemasan karena kedua warna terlihat dominan dan saling bertabrakan.

Warna dan tata letak

Warna menjadi komponen lain yang perlu diperhatikan. Hal ini karena warna mendominasi hampir seluruh permukaan kemasan. Menggunakan warna yang salah dan tidak nyambung dengan elemen desain lainnya akan berpengaruh ke estetika kemasan.

Tata telak pun tidak kalah penting, karena peletakan yang tidak rapi bisa menyulitkan konsumen untuk memahami informasi yang ingin disampaikan. Akibatnya adalah desain produk yang bisa menjadi informasi utama konsumen justru tidak bisa tercapai dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *